(Source: weza, via 8lemahireng8)

102,065 notes

achmadlutfi:


Surabaya begitu beruntung memiliki Bu Risma. Sebenar-benarnya Ibu dengan sifat khasnya, ketulusan serta cinta yang tak bisa ditutup-tutupi. 
Dan malam ini terlalu haru menyaksikan Sang Ibu demikian lelah. Lelah yang nyata-nyata sudah hampir menemui tepiannya. Hingga berulang kali tuturnya terbata. Lalu terdiam, sebab tak mampu lagi menahan air mata.
Siapakah yang tega menyaksikan sesosok Ibu berjuang sendirian? Siapakah yang sanggup menyimak sesosok Ibu yang begitu khawatir tak mampu menjadi Ibu yang baik?
Semoga saja banyak pasang mata yang tergerak hati dan langkahnya. Semoga saja banyak pasang mata yang terketuk nuraninya. Tuk menemani Sang Ibu menata dan membenahi. Menemani dengan cara apa saja. Asal sang mentari tak terlalu pagi meninggalkan hari.
Achmad LutfiWolfsburg, 12 Februari 2014

achmadlutfi:

Surabaya begitu beruntung memiliki Bu Risma. Sebenar-benarnya Ibu dengan sifat khasnya, ketulusan serta cinta yang tak bisa ditutup-tutupi.

Dan malam ini terlalu haru menyaksikan Sang Ibu demikian lelah. Lelah yang nyata-nyata sudah hampir menemui tepiannya. Hingga berulang kali tuturnya terbata. Lalu terdiam, sebab tak mampu lagi menahan air mata.

Siapakah yang tega menyaksikan sesosok Ibu berjuang sendirian? Siapakah yang sanggup menyimak sesosok Ibu yang begitu khawatir tak mampu menjadi Ibu yang baik?

Semoga saja banyak pasang mata yang tergerak hati dan langkahnya. Semoga saja banyak pasang mata yang terketuk nuraninya. Tuk menemani Sang Ibu menata dan membenahi. Menemani dengan cara apa saja. Asal sang mentari tak terlalu pagi meninggalkan hari.

Achmad Lutfi
Wolfsburg, 12 Februari 2014

46 notes

tanggung jawab seorang pemimpin

Umar bin Khaththab berlari-lari mengejar unta pemberian baitul maal yang lepas. ketika melewati depan rumah Utsman bin Affan,
Utsman: Ya Amirul Mukminin, ada apa lari-lari?
Umar: unta dari baitul maal lepas.
Utsman: mengapa khalifah mengejar sendiri, tidak menyuruh orang lain saja? kemarilah, diluar begitu terik menyengat. biarlah pembantuku nanti yang mengejar.
Umar: memang di hari kiamat yang ditanya orang lain?
43 notes

(Source: tujuhlapanenam, via muslimagnet)

459 notes

Ayah dan Sebuah Rindu

Ayah, jika aku rindu padamu

bagaimana cara mengungkapkannya?

Sementara selama ini kita selalu berdiam diri jarang bertegur sapa

Tidak pernah menanyakan kabar,

Ayah, jika aku jatuh cinta

Bagaimana caranya aku belajar tentang wanita kepadamu

Sementara selama ini kau selalu diam saja tidak…

(Source: kurniawangunadi, via fitriarahmaani)

215 notes

"Karena saya tidak tau apa yang paling dekat dengan saya saat ini. Entah wisuda, entah jodoh, entah…..kematian."

(via citraamahfud)

109 notes

Taubat

Seorang laki-laki datang pada Rasul SAW seraya berkata,
Lelaki: "Jika aku berbuat dosa, apakah akan ditulis?"
Rasul SAW: "Ya, akan ditulis."
Ia bertanya lagi,
Lelaki: "Bagaimana jika aku bertaubat?"
Rasul SAW: "Akan dihapus."
Lelaki: "Bagaimana jika aku mengulangi lagi?"
Rasul SAW: "Akan ditulis."
Lelaki: "Ya Rasul, bagaimana kalau aku bertaubat?"
Rasul SAW: "Akan dihapus."
Laki-laki itu pun berkata,
Lelaki: "Ya Rasul, sampai kapankah Alloh akan menghapus?"
Rasul SAW: "Alloh tidak akan bosan memberi ampunan sampai kalian bosan meminta ampun."
[HR. Thabrani dan Al-Hakim]
1,256 notes